![]() |
Melatih Ketenangan Batin
Kata batin atau perasaan memiliki beberapa definisi yang mungkin. Kata ini pertama digunakan dalam bahasa Inggris untuk menjelaskan sensasi fisik sentuhan melalui pengalaman atau persepsi. Kata ini juga digunakan untuk menjelaskan sensasi fisik jauh dari sentuhan seperti "perasaan kehangatan".
Dalam psikologi kata ini sering diartikan untuk pengalaman subjektif sadar mengenai emosi. Fenomenologi dan heterofenomenologi adalah pendekatan filosofikal yang menyediakan dasar untuk pengetahuan mengenai perasaan. Banyak sekolah psikoterapi yang bergantung pada terapis memperoleh sejenis kesepahaman perasaan klien, di mana metodologi berlaku. Beberapa teori hubungan antarpribadi juga memiliki peran dalam perasaan berbagi atau kesepahaman satu sama lain.
Persepsi dunia fisik tidak menghasilkan dalam reaksi universal di antara penerimanya (lihat emosi), tapi bergantung pada keinginan seseorang untuk menangani situasi, bagaimana situasi ini berhubungan dengan pengalaman masa lalu penerima, dan sejumlah faktor lain. Perasaan juga dikenal sebagai keadaan sadar, seperti yang dihasilkan dari emosi, sentimen atau keinginan. Perasaan dapat diartikan berbeda dengan emosi dalam pengerti emosi bersifat universal. Sementara perasaan adalah respon yang dipelajari tentang sebuah keadaan emosi di lingkungan atau kebudayaan tertentu.
Tidak bisa dapat di bantah bahwa semakin berkembangnya zaman berbagai masalah kehidupan silih berganti datang menghantui. Tak sedikit yang merasa tertekan batin dan jiwanya karena banyaknya masalah kehidupan.
Batin yang tidak kuat menanggung beban hidup dan tertekan terus menerus bisa mengakibatkan jiwa terganggu dan berakhir dalam kegilaan (penyakit jiwa/ gila).
Oleh karena itu diperlukanlah pengolahan batin, agar batin dan jiwa menjadi kuat, seimbang dan tenang.
Dengan ketenangan batin maka segala masalah yang datang tidak akan berpengaruh terhadap kita.
Banyak cara untuk melatih ketenangan batin dan jiwa, ada yang melaui refreshing, travelling, tourism, menyanyi, berkumpul teman, berburu dan semacamnya. Tetapi tentunya kita akan memilih hal yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini.
Diantaranya cara yang menurut saya efektif adalah semedi atau meditasi. Semedi pun sebenarnya banyak macamnya juga tergantung bagaimana cara yang kita ambil yang sesuai dengan keinginan.
* Semadi atau meditasi adalah Suatu tindakan relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup kita sehari-hari.
Makna harfiah meditasi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-balik dalam pikiran, memikirkan, merenungkan.
Arti definisinya, meditasi adalah kegiatan mental terstruktur, dilakukan selama jangka waktu tertentu, untuk menganalisis, menarik kesimpulan, dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk menyikapi, menentukan tindakan atau penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku.
Dengan kata lain, meditasi melepaskan kita dari penderitaan pemikiran baik dan buruk yang sangat subjektif yang secara proporsional berhubungan langsung dengan kelekatan kita terhadap pikiran dan penilaian tertentu. Kita mulai paham bahwa hidup merupakan serangkaian pemikiran, penilaian, dan pelepasan subjektif yang tiada habisnya yang secara intuitif mulai kita lepaskan. Dalam keadaan pikiran yang bebas dari aktivitas berpikir, ternyata manusia tidak mati, tidak juga pingsan, dan tetap sadar.
(*sumber Wikipedia)
Di sini saya akan share bagaimama caranya mengolah batin menjadi sebuah energi, dan menjadi ketenangan dalam jiwa. Bahkan bila ketenangan itu bisa di dapat secara maksimal maka akan terjadi berbagai macam energi dan menjadi sumber cahaya yang memancar sehingga segala aktifitas kita mendapat jalan yang lurus. Segala ibadah yang kita lakukan pun akan menjadi lebih baik. Insya Allah.
Dengan ketenangan batin maka segala masalah yang datang tidak akan berpengaruh terhadap kita.
Banyak cara untuk melatih ketenangan batin dan jiwa, ada yang melaui refreshing, travelling, tourism, menyanyi, berkumpul teman, berburu dan semacamnya. Tetapi tentunya kita akan memilih hal yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini.
Diantaranya cara yang menurut saya efektif adalah semedi atau meditasi. Semedi pun sebenarnya banyak macamnya juga tergantung bagaimana cara yang kita ambil yang sesuai dengan keinginan.
* Semadi atau meditasi adalah Suatu tindakan relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup kita sehari-hari.
Makna harfiah meditasi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-balik dalam pikiran, memikirkan, merenungkan.
Arti definisinya, meditasi adalah kegiatan mental terstruktur, dilakukan selama jangka waktu tertentu, untuk menganalisis, menarik kesimpulan, dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk menyikapi, menentukan tindakan atau penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku.
Dengan kata lain, meditasi melepaskan kita dari penderitaan pemikiran baik dan buruk yang sangat subjektif yang secara proporsional berhubungan langsung dengan kelekatan kita terhadap pikiran dan penilaian tertentu. Kita mulai paham bahwa hidup merupakan serangkaian pemikiran, penilaian, dan pelepasan subjektif yang tiada habisnya yang secara intuitif mulai kita lepaskan. Dalam keadaan pikiran yang bebas dari aktivitas berpikir, ternyata manusia tidak mati, tidak juga pingsan, dan tetap sadar.
(*sumber Wikipedia)
Di sini saya akan share bagaimama caranya mengolah batin menjadi sebuah energi, dan menjadi ketenangan dalam jiwa. Bahkan bila ketenangan itu bisa di dapat secara maksimal maka akan terjadi berbagai macam energi dan menjadi sumber cahaya yang memancar sehingga segala aktifitas kita mendapat jalan yang lurus. Segala ibadah yang kita lakukan pun akan menjadi lebih baik. Insya Allah.
Cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
- Bangunlah di waktu malam, lakukan sholat taubat dan dilanjutkan sholat tahajud.
- Setelah selesai sholat duduklah bersila seperti biasa, posisi kedua telapak tangan diatas paha menghadap ke atas, pejamkan mata, dan tarik nafas yang panjang secara perlahan melalui hidung. Kemudian hembuskan perlahan melalui mulut. Lakukan sampai 9x tarikan dan hembusan.
- Kemudian berdoalah " ya Allah berilah hamba kekuatan dan ketenangan batin yang datang dariMu, dengan kuasa dan kehendakmu " atau berdoa yang menurut anda bagus yang berhubungan dengan amalan ini.
- Kemudian bernafaslah perlahan seperti biasa.
- Lantunkan dzikir " Allah " di dalam dada sebelah kiri (kira-kira 2 jari di bawah puting susu sebelah kiri), ucapkan dalam batin saja namun harus fokus letakkan dzikir itu di posisi tadi. Dzikirkan sebanyak-banyaknya , selama kurang lebih 1 jam.
- Cara ini bisa dilakukan selama-lamanya dan diwaktu luang saja. Dengan begitu anda akan merasa batin menjadi tenang dan anda akan menjadi orang yang sabar dan pengasih.
- Cara yang pertama ini bisa sebagai penolak segala ilmu hitam, terkadang jika dalam tubuh kita ada gangguan ghaib maka saat melakukan dzikir beberapa jam tubuh akan mengalami kegoncangan, bergerak sendiri, merinding, telinga berdenging, kepala jadi berat, suara alam menjadi berhenti total, dsb.
Cara yg kedua ini di lakukan kapan saja anda sanggup tetapi lakukan cara pertama dulu:
- Keluarlah di malam hari kira-kira jam 1 malam. Bisa di belakang rumah atau di depan rumah tetapi jika di depan rumah sepi artinya tidak ada lalu lalang kendaraan atau padat dengan rumah tetangga. Kalau tidak maka cari tempat yang sepi yang hanya di tumbuhi pohon-pohon atau berupa persawahan.
- Duduklah dengan posisi terserah yang penting nyaman.. tarik nafas perlahan seperti biasa. Dan kepala menghadap ke atas. Lihatlah bintang atau dengarkan suara - suara binatang malam. Dzikirlah dalam hati " Allah ". Lakukan kira-kira 30 menit. Ulangi sampai beberapa malam sampai batas kesanggupan, dan ulangi tiap-tiap waktu luang saja. Dengan begitu hati akan menjadi lebih peka dan tenang. Bahkan saking pekanya bisa menangis sendiri, gampang merasa kasihan, sabar, dan mudah bersyukur.
Baca juga:
- Cara menyembuhkan penyakit asma secara permanen tanpa obat
Ini adalah cara yang sering saya lakukan. Mohon maaf apabila ada yg kurang atau ada yang lebih paham, sekiranya bisa di tambahkan.
Terimakasih...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar