Tips tetap sehat bagi perokok - Di seluruh dunia, prosentase dari populasi yang merokok – atau juga dikenal dengan prevalensi – memperlihatkan penurunan, tetapi jumlah penikmat rokok di seluruh dunia telah meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk.
Indonesia merupakan salah satu dari 12 negara yang menyumbangkan angka sebanyak 40 persen dari total jumlah perokok dunia.
“Jumlah pria perokok di Indonesia telah meningkat sebanyak dua kali lipat sejak 1980, dan prevalensi pria perokok di Indonesia tercatat sebagai kedua tertinggi di dunia,” ungkap Dr. Nafsiah Mboi, Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Ia mengatakan, data tersebut merupakan fakta yang menyedihkan dan dapat memberikan dampak negatif pada kondisi kesehatan, serta biaya kesehatan di Indonesia. Namun, lanjut Nafsiah, tentunya data tersebut juga merupakan fakta bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemkes) akan terus berkomitmen dalam melakukan tindakan nyata dalam mengurangi angka tersebut.
"Untuk kepentingan seluruh masyarakat, dan membantu mengurangi angka penyakit yang disebabkan oleh tembakau di seluruh dunia,” imbuh Nafsiah dalam rilis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (9/1).
Penelitian bertajuk ”Smoking Prevalence and Cigarette Consumption in 187 Countries, 1980-2012” itu diterbitkan pada 8 Januari di Journal of the American Medical Association dalam edisi khusus yang didedikasikan untuk membahas masalah tembakau.
Secara global, prevalensi merokok berdasarkan usia sudah menunjukkan penurunan sebanyak 42 persen di kalangan perempuan, dan 25 persen di kalangan pria, antara 1980 dan 2012. Empat negara – Kanada, Islandia, Meksiko dan Norwegia – telah memangkas angka prevalensi di negara nya hingga separuhnya sejak 1980.
Di Indonesia, prevalensi merokok sangat bervariasi antara laki-laki dan perempuan. Pada 2012, 57 persen pria Indonesia digolongkan sebagai perokok aktif, dan tercatat sebagai kedua tertinggi di dunia. Sedangkan perempuan Indonesia, memperlihatkan prevalensi merokok sebanyak 3,6 persen. Angka yang sangat kecil dibandingkan para pria perokok
Bila berbicara mengenai rokok orang selalu berfikir negatif terhadap perokok.
Secara umum memang berfikir seperti itu, tentunya pikiran itu diambil dari informasi hasil penelitian ilmiah berbagai sumber baik para pakar kesehatan maupun media bahwa rokok mengandung sejuta racun.
Namun tidaklah disadari kalau yang mengandung racun itu bukan hanya rokok, tetapi masih banyak zat ataupun makanan yang sekiranya enak dan membaur dengan kita dalam kehidupan sehari-hari yang mengandung racun.
Sebagai contoh sederhana adalah asap kendaraan bermotor dan makanan cepat saji. Dari dua contoh ini apakah tidak disadari kalau ini juga mengandung racun.
Tanpa kita sadari bahwa dua contoh tadi kandungan racun juga sangat berbahaya bagi kesehatan.
Bagi perokok ada tips agar selalu tetap sehat dan pernafasan tetap lega, pastinya baik juga bagi jantung dan paru-paru.
- Minumlah air putih sebelum tidur secukupnya artinya minum sampai batas wajar mendekati kenyang.
- Ketika bangun tidur janganlah makan/minum sebelum minum air putih dan sangat dilarang ketika bangun tidur langsung merokok.
- Untuk yang punya pekerjaan yang tidak mengeluarkan keringat usahakan meminum air putih ketika sudah merokok sebanyak 4 batang rokok. Karena racun yang ada dalam keringat tidak bisa diurai dan dikeluarkan lewat keringat, tentunya dengan minum air maka racun yang ada dalam darah akan larut dalam air.
- Bagi yang bekerja mengeluarkan keringat banyak ini sangat baik karena racun yang ada dalam darah akan keluar bersama keringat apalagi ditambah dengan minum air putih sangat baik tentunya.
- Minunlah soda bercampur susu kental, minimal semunggu sekali karena sangat baik untuk membersihkan paru-paru.
Mungkin sobat juga banyak yang tau tips sehat ini, tetapi tidak ada salahnya saya menulis kembali, sebagai pengingat juga.
Tips ini tanpa hasil penelitian ilmiah dari pakar kesehatan namun dari hasil apa yang aku lakukan,,
Apabila ada kesalahan mohon dimaklumi, karena hasil ilmiah juga belum tentu sependapat dengan pikiran kita. Tetapi hasil yang nyata adalah rujukan bagi orang awam seperti saya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar