Inilah perbedaan MI-26 dengan MI-35
Mi-26 (kode NATO: Halo) adalah helikopter angkut berat buatan Rusia yang memegang gelar sebagai helikopter terbesar dan terkuat yang diproduksi secara massal di dunia. Dengan kapasitas angkut hingga 20 ton, helikopter ini direncanakan didatangkan ke Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto untuk distribusi bantuan bencana. [1, 2, 3, 4]
Spesifikasi dan Fitur Utama Mi-26:
- Kapasitas Muatan: Mampu membawa hingga 20 ton beban (setara dengan dua kendaraan lapis baja ringan atau kontainer 20 kaki) baik di dalam kabin maupun sling eksternal.
- Kapasitas Penumpang: Mampu mengangkut 82 hingga 90 prajurit bersenjata lengkap, atau bahkan hingga 150 orang dalam kondisi darurat.
- Daya Mesin: Ditenagai oleh dua mesin turboshaft Lotarev D-136, masing-masing menghasilkan \(11.400\) tenaga kuda (\(8.500 \text{ kW}\)).
- Ukuran: Panjang kabin 12,1 meter dengan diameter rotor utama 32 meter, lebih besar dari sayap Boeing 737.
- Keunggulan: Helikopter pertama yang menggunakan rotor utama dengan delapan bilah baling-baling. [1, 2, 3]
Rencana Penggunaan di Indonesia (2025-2026):
- Penanganan Bencana: Direncanakan untuk mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terisolir akibat banjir dan tanah longsor di Sumatera.
- Logistik Militer: Digunakan untuk
mengangkut perbekalan dan kendaraan taktis. - Operasional: Helikopter ini akan mendukung operasional TNI AU di wilayah bencana seperti Aceh dan Sumatera Utara. [1, 2, 3]
Mi-26 diakui memiliki kinerja yang lebih unggul dibandingkan helikopter angkut berat lainnya seperti Sikorsky CH-53E Super Stallion dalam hal kapasitas muatan, terutama di lingkungan yang keras
Mi-35 Hind adalah helikopter serbu berat dan angkut personel buatan Rusia (Pabrik Helikopter Mil Moskow) yang dijuluki "buaya terbang" atau "tank terbang" karena ketangguhannya. Varian ekspor dari Mi-24 ini mampu membawa 8 pasukan bersenjata sekaligus menghancurkan target darat dengan persenjataan berat, termasuk kanon 30mm dan rudal anti-tank. [1, 2, 3, 4, 5]
Karakteristik Utama Mi-35 Hind:
- Fungsi: Helikopter serbu multiperan, dukungan udara, dan transportasi militer.
- Operator: Digunakan oleh banyak negara, termasuk Indonesia (TNI AD Skadron 31/Serbu) sejak 2010.
- Persenjataan: Umumnya dipersenjatai dengan kanon GSh-30-2 kaliber \(30\text{mm}\), roket S-8 kaliber \(80\text{mm}\), dan rudal anti-tank (seperti AT-9 Spiral-2).
- Kapasitas: Mampu mengangkut hingga 8 personel bersenjata lengkap di kompartemen utamanya.
- Keunggulan: Kecepatan tinggi, manuver unggul, dan lapis baja tebal. [1, 2, 3, 4, 5]
Mi-35M (Hind E) adalah varian modern yang digunakan Rusia dan negara lain, dengan produksi dimulai sekitar tahun 2005.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar